17 Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota Maluku Utara Bergabung ke Nasdem

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai NasDem kembali mendapat tambahan amunisi kader.

Kali ini, sebanyak 17 anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota Maluku Utara (malut) dan enam pengurus partai lain dan satu tokoh masyarakat memilih meninggalkan partai mereka sebelumnya dan mengambil bagian dalam perjuangan restorasi negeri bersama NasDem.

Sebanyak 24 kader baru partai NasDem tersebut berasal dari beragam partai antara lain PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, PAN, Republikan, Barnas, PBB, PPRN, PDK, Pelopor, PBR, PPDI, PDS dan seorang dari tokoh masyarakat.

Bergabungnya kader baru tersebut ditandai dengan pengenaan jaket NasDem oleh Sekjen partai, Rio Capella, Ketua Bappilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan dan jejeran DPP NasDem lainnya di Jakarta, Selasa (5/3).

Rio mengatakan, partai NasDem sangat bangga dengan bergabungnya kader-kader baru tersebut. Mereka, menurutnya, merupakan anggota partai yang berada di satu jalan dan idealisme yang sama yaitu membangun Indonesia baru dalam gerakan restorasi. “Kita bersama-sama memiliki perasaan yang sama dan satu tujuan yaitu indonesia baru,” ujar Rio di gedung DPP NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/3).

Rio mengatakan, kader yang bergabung tersebut merupakan tokoh dan orang yang memiliki massa di dapilnya masing-masing. Dengan demikian, diharapkan NasDem Maluku Utara bisa menjadi pemenang dalam pemilu legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten kota tahun 2014.

“Mereka bukan orang sembarangan. Mereka adalah tokoh. Meski partainya kecil sebelumnya, tapi ketokohan mereka lebih besar dari partainya,” tegas Rio.

Sementara itu, perwakilan ke 24 kader baru NasDem yang sebelumnya anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari PDI Perjuangan, Ishak Naser, mengatakan, mereka bergabung dengan NasDem karena menginginkan instrumen partai yang baru seperti NasDem yang bisa menopang agenda perubahan Indonesia.

Kerja partai-partai saat ini tidak menuntaskan agenda perubahan yang dicita-citakan rakyat Indonesia. Malah, negeri ini digerogoti korupsi oleh banyak aktor dari partai-partai tertentu.

“Kami akan kembali ke Maluku Utara dan menjadi terdepan menyuarakan perubahan. Itu akan menjadi tantangan kami ke depan untuk memenangkan NasDem,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari partai Republikan, Rusmin Latara, menambahkan, mereka memilih NasDem setelah mendalami ideologi NasDem dalam berbagai diskusi yang intensif. Mereka menolak banyak pinangan partai lain dan lebih memilih NasDem sebab restorasi menjadi jawaban kehendak rakyat selama ini.

Menurutnya, partai-partai yang sudak eksis saat ini tidak maksimal menjalankan agenda reformasi. Karena itu, mereka memilih NasDem sebagai instrumen restorasi negeri yang sudah amburasul. “Karena NasDem juga adalah partai yang masih segar, terlihat bersih, bugar dan belum terkontaminasi berbagai kepentingan egosektoral,” tandasnya. (Herybertus Lesek/Adf)

Editor: Asnawi Khaddaf